Jumat, 03 Mei 2013

ETOS KERJA ORANG TIONGHOA

1. TAK TAKUT BERMIMPI
Tidak perlu gengsi untuk meniti karir dari posisi paling bawah. Karena mereka berani bermimpi meraih posisi lebih tinggi. Contohnya, seorang loper koran bermimpi mempunyai penerbitan nantinya. Dengan bermimpi disadari atau tidak mereka akan berusaha atau mencari strategi untuk mewujudkannya.

2. BEKERJA DAN BEKERJA
Orang Tionghoa berpendapat apabila ia tidak melakukan hal yang berguna untuk dirinya atau orang lain maka hidupnya akan sia-sia. Waktu dan kesempatan adalah suatu kemewahan yang pantang disia-siakan.

3. BERPIKIR UNTUK 3 TURUNAN
Ini adalah falsafah Kong Fu Cu, contohnya apabila seorang mempunyai uang Rp 50.000,- maka ia hanya akan menggunakan Rp 15.000,- untuk keperluan pribadinya. Sisanya akan disimpan untuk keperluan anak dan cucu..Dengan bersifat hemat bisa mengantisipasi masalah di kemudian hari.

4. TAK PERNAH MENYERAH
Orang Tionghoa percaya bahwa setiap rintangan dalam hidup akan membawa dirinya pada kondisi yang lebih baik. Cobaan yang berhasil dilewati akan mendapat ganjaran yang lebih besar.

5. MENGUASAI BISNIS DARI HULU KE HILIR.
Seorang pengusaha Tionghoa akan menghemat biaya produksi dengan menangani seluruh proses produksi. Memang ilmu ini rawan praktek monopoli tapi bisa di ambil positifnya yaitu kita harus bisa mengenal dan menguasai seluruh pekerjaan yang digeluti.

6. MEMBERI PELAYANAN YANG TERBAIK
Pepatah Tionghoa berbunyi “JIKA TAK PANDAI TERSENYUM JANGANLAH MEMBUKA TOKO”. Kira-kira maksudnya adalah dalam berkarir atau berbisnis kemampuan kerja bukanlah yang utama, tetapi juga harus mampu membawa diri dalam berbagai situasi.

7. MEMELIHARA RELASI
Menurut pepatah Tionghoa “WALAU BERISIK DAN MEMBUANG KOTORAN DIMANA-MANA, JANGANLAH MENYEMBELIH ANGSA BERTELUR EMAS”. Ibarat memelihara angsa bertelur emas, hubungan dengan relasi wajib dijaga walau merugi pada awal berpartner.                          BEKERJALAH DGN HATI, UANG DAPAT MENGATASI MASALAH TETAPI UANG BUKAN SEGALA NYA - Good Luck;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar