Selasa, 19 Juli 2011

FALSAFAH LIMA JARI

1. Άϑά si gendut jempol ​​ ¥ªñğ selalu berkata baik  ϑαή menyanjung.

2. Άϑά telunjuk ​​¥ªñğ suka menunjuk ϑαή  memerintah.

3. Άϑά si jangkung jari tengah ​​¥ªñğ sombong, paling panjang ϑαή suka menghasut jari telunjuk.

4. Άϑά jari manis ​​¥ªñğ selalu menjadi teladan, baik, ϑαή sabar sehingga ϑîberi hadiah cincin.

5. Dαή άϑά kelingking ​​ ¥ªñğ lemah ϑαή penurut.

ΘgN̤̥̈̊ perbedaan positif  ϑαή negatif ​​¥ªñğ ϑîmiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong anggota tubuh ​​ ¥ªñğ lain, melakukan pekerjaan, dll).
Pernahkah ќitα bayangkan bila tangan ќitα hanya terdiri ϑαяĭ jempol semua?
Falsafah îƞî sederhana namun sangat berarti.

Ќitα ϑîciptakan ϑgN̤̥̈̊ segala perbedaan ​​¥ªñğ ќitα miliki ϑgN̤̥̈̊ tujuan untuk bersatu
- saling menyayangi
- saling menolong
- saling membantu
- saling mengisi
Bukan untuk saling menuduh, menunjuk, merusak.....

Semua perbedaan ϑαяĭ setiap ќitα adalah keindahan ​​¥ªñğ sengaja ϑîciptakan, agar ќitα rendah hati untuk menghargai orang lain. Tidak άϑά satupun pekerjaan ​​¥ªñğ dapat ќitα kerjakan sendiri.
Mungkin kelebihan ќitα adalah kekurangan Ŏ®ªƞg lain, †αªρ¡ Ĵŭğα kelebihan Ŏ®ªƞg lain mungkin Ĵŭğα kekurangan ќitα.        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar